emosi
Pola reaksi kompleks terhadap suatu hal atau kejadian yang bermakna bagi individu (baik disadari maupun tidak) yang ditandai dengan: [1] pengalaman perasaan yang kuat (komponen afektif), [2] evaluasi subyektif mengenai stimulus pemicu (komponen kognitif), [3] respons jasmani (komponen fisiologis), [4] ekspresi khas yang dapat diamati (komponen ekspresif), dan [5] kecenderungan berperilaku yang kemudian timbul (komponen motivasional).
“Meski sering kali disamakan, emosi berbeda dengan perasaan. Perasaan yang kita miliki terhadap pasangan, misalnya, bukanlah contoh emosi.”
Konsep ini adalah salah satu konsep yang paling penting dalam ilmu Psikologi. Dalam perbincangan sehari-hari, konsep ini sering (dengan kurang tepat) dipertukarkan dengan beberapa konsep lain yang terkait. Hal ini perlu dihindari dalam komunikasi ilmiah. Definisi ini mencakup lima komponen dalam emosi. Tidak semua dari kelima komponen tersebut dapat dengan mudah diamati atau disadari. Beberapa literatur hanya menyebut adanya tiga komponen: kognitif, fisiologis, dan perilaku (gabungan dari komponen ekspresif dan motivasional).
Marah; kehilangan kesabaran.
“Saat ditanya, dia jadi emosi.”
Definisi ini digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi BUKAN definisi yang digunakan literatur dan komunikasi ilmiah.
- Kelompok kata:
- emosi
- Istilah terkait:
- afek, suasana-perasaan
- Dibuat: 2026-09-19
- Terakhir diubah: 2026-09-19